Monitoring Optimalisasi Lahan & Irigasi Pasca Bencana
Dalam rangka pemulihan pasca bencana serta mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP), BRMP bersama Staf Ahli Menteri dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) melaksanakan kegiatan monitoring optimalisasi lahan (oplah) dan saluran irigasi di Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan pendataan lokasi pertanian yang terdampak bencana dan memerlukan intervensi penanganan.
Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur pengairan dan lahan pertanian pasca bencana. Hasil pemantauan menunjukkan terdapat beberapa titik bendungan dan saluran irigasi yang mengalami kerusakan sehingga berpotensi menghambat distribusi air ke lahan pertanian.
Kondisi tersebut memerlukan koordinasi dan perhatian dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) guna dilakukan normalisasi dan perbaikan sebagai bagian dari upaya pemulihan fungsi irigasi.
Selain itu, dilakukan identifikasi dan klasifikasi lahan pertanian terdampak bencana berdasarkan tingkat kerusakan, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Klasifikasi ini menjadi dasar dalam penentuan bentuk intervensi yang tepat guna mempercepat pemulihan dan mendukung keberlanjutan produksi pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai.